Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Minggu, 5 Juli 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
DaerahRagam

Sejarah Trah Kolopaking: Berawal dari Kebumen hingga Menjadi Nama Keturunan Bangsawan

Redaksi TU
Redaksi TU
Minggu, 9 Maret 2025 | 23:01 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com | Nama Kolopaking mungkin terdengar seperti marga dari luar Jawa, namun sebenarnya berasal dari Kebumen, Jawa Tengah. Trah Kolopaking memiliki sejarah panjang yang bermula dari era Kerajaan Mataram Islam dan berkaitan erat dengan perjalanan Amangkurat I.

Asal Usul Nama Kolopaking

- Advertisement -
Ad imageAd image

Nama Kolopaking berasal dari kata “kelapa” yang berarti buah kelapa dan “aking” yang berarti kering. Sejarahnya bermula ketika Amangkurat I, dalam pelarian akibat pemberontakan Trunojoyo, singgah di Panjer (sekarang Kebumen). Saat itu, penguasa setempat, Ki Kertawangsa (Ki Panjer III), memberi Amangkurat I air dari kelapa tua (kelapa aking) karena sulit mendapatkan kelapa muda. Setelah meminumnya, kondisi sang raja membaik.

Sebagai bentuk terima kasih, Amangkurat I mengangkat Kertawangsa sebagai Tumenggung Panjer dengan gelar Kanjeng Raden Adipati Tumenggung (K.R.A.T) Kelapa Aking (1677-1710). Nama Kelapa Aking kemudian berubah pelafalannya menjadi Kolopaking, yang terus digunakan oleh keturunannya.

Kolopaking dalam Sejarah Kebumen

Trah Kolopaking berperan penting dalam sejarah Kebumen. Jabatan Tumenggung Panjer diwariskan secara turun-temurun hingga Kolopaking IV (1790-1833). Namun, setelah Perang Diponegoro, Belanda membubarkan Kabupaten Panjer dan menggantikannya dengan Kabupaten Kebumen di bawah Dinasti Arung Binang.

Para pemimpin dari trah Kolopaking di Kabupaten Panjer meliputi:

  1. Bodronolo (1642-1657)
  2. Hastrosuto (1657-1677)
  3. Kolopaking I (Kertawangsa) (1677-1710)
  4. Kolopaking II (1710-1751)
  5. Kolopaking III (1751-1790)
  6. Kolopaking IV (1790-1833)

Sejak Kolopaking IV wafat pada 1833, pemerintahan Kebumen dikuasai Dinasti Arung Binang hingga Jepang menduduki wilayah tersebut pada 1942.

Makam Kolopaking dan Tokoh Keturunannya

Makam Tumenggung Kolopaking I dan IV terletak di Desa Kalijirek, Kebumen, dan masih terawat hingga kini. Beberapa tokoh ternama dari trah Kolopaking antara lain:

Soemitro Kolopaking, Bupati Banjarnegara di tiga zaman (Belanda, Jepang, Republik Indonesia).

Novia Kolopaking, penyanyi dan aktris Indonesia yang dikenal melalui serial Keluarga Cemara.

Kolopaking, Nama yang Terus Hidup

Hingga kini, nama Kolopaking masih digunakan oleh keturunan Kertawangsa dan menjadi bagian dari sejarah Kebumen. Bahkan, di kota ini terdapat Hotel Grand Kolopaking yang menjadi salah satu pengingat kejayaan trah tersebut.

Sumber : Abror Subhi, Dikutip Dan Disusun Kembali Dari Berbagai Sumber Postingan asli: facebook.com/100001856336410/posts/28757062517272243/

TAGGED:KebumenSejarah
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Satpol PP segel tiga kontrakan diduga dijadikan lokasi prostitusi online di Sepatan Timur | Dok. Istimewa

Digerebek Satpol PP, Tiga Kontrakan di Sepatan Timur Diduga Jadi Lokasi Prostitusi Online

Foto: proses pemakaman HW oleh pihak keluarga | Dok. Istimewa

Tahanan Kasus Narkoba Polresta Tangerang Meninggal Dunia, Ini Penjelasan Polisi

Foto: dua terduga pelaku terduduk dengan kondisi tangan terikat usai diduga melakukan penyerangan kepada pedagang di Ciledug | Dok. Istimewa

Gak Dikasih Jatah Uang, Preman Diduga Bacok Pedagang di Ciledug

Foto: kondisi TPA Jatiwaringin saat terbakar pada Rabu 1 Juli 2026, sore | Dok. Tangerangupdate.com

Warga Sebut Sudah Melihat Asap Dua Hari Sebelum TPA Jatiwaringin Terbakar Hebat

Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Aminullah | Dok. Tangerangupdate.com

Polisi Dalami Dugaan Unsur Kesengajaan Kebakaran TPA Jatiwaringin

Foto: Kondisi kebakaran TPA Jatiwaringin. Api dan asap tebal masih membumbung di tumpukan sampah | Dok. Tangerangupdate.com

Belum Terkendali, Pemadaman TPA Jatiwaringin Terkendala Medan dan Asap Tebal

Berita Terkait

Dok. Tangerangupdate.com
Ragam

Dokter Adam Prabata Ungkap Fakta Ilmiah: Sperma Tercepat Tak Selalu Berhasil Buahi Sel Telur

Mahasiswa dan Warga Setelah Melakukan Kampanye Terkait Air Tanah di Kecamatan Serpong / Dok. TU
Kota Tangsel

Mahasiswa UPJ Inisiasi Kampanye Edukasi Warga Serpong Terrace Kurangi Penggunaan Air Tanah

Foto: Gambaran suasana tjikokol pada 1927 dengan bantuan kecerdasan buatan / Dok. AI/TU
Kota Tangerang

Jejak Sejarah Tjikokol (Cikokol) : Saat Pemerintah Kolonial Belanda Menghapus Tanah Partikelir di Tangerang

Ragam

ADVAN Store Kutabumi Resmi Dibuka, Perluas Layanan Teknologi untuk Warga Tangerang

Salah satu inovasinya yakni layanan Catat Meter Mandiri (CMM) yang kini dapat dilakukan secara mudah melalui WhatsApp Official PGN dan aplikasi PGN Mobile/ Foto : Ist
Ragam

PGN Area Cilegon Dorong Warga Catat Meter Mandiri Lewat WhatsApp dan Aplikasi PGN Mobile

Gelaran Event Pantomim di GOR Bulungan Jakarta/ Foto : Ist
Ragam

“Jejak Imaji Anak Negeri”: Pementasan Pantomim Anak yang Hening tapi Menggetarkan

Peneliti RIGHTS, Septian Haditama (Dok. Istimewa)
Daerah

Angka Pengangguran Depok Capai 330 Ribu Jiwa, RIGHTS Kritik Kinerja Pemerintah

Tips Bagi Pecinta Vespa Ketika Touring Jarak Jauh / Foto : Andi Maulana (Dok. TU)
Ragam

Tips Berkendara Vespa Klasik Sebelum Melakukan Perjalanan Panjang

Jangan Lewatkan

Foto: Ilustrasi/freepik

Ngamen Sambil Ngincar Motor, Bisul Si Residivis Curanmor Kembali Ditangkap Polisi di Cipondoh

Senin, 29 Juni 2026
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad berbicara kepada wartawan di ruang rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026). | Dok. Tangerangupdate

Habib Syarief Desak Evaluasi UKT, Biaya Kuliah Dinilai Bebani Mahasiswa

Selasa, 30 Juni 2026
Foto: ratusan massa dari SPPG se-Kabupaten Tangerang menggelar aksi di depan gedung Bupati Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

1.500 Relawan SPPG Datangi Kantor Bupati Tangerang, Tolak Penghentian Program MBG

Senin, 29 Juni 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberi keterangan pers usai rapat koordinasi bersama DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026). | Dok. Tangerangupdate

Pemerintah Tetapkan Harga LNG Industri Maksimal 13 Dolar per MMBTU

Senin, 29 Juni 2026
Foto: Asal tebal masih menyelimuti sekitar TPA Jatiwaringin | Dok. Tangerangupdate.com

62 Warga Mengungsi akibat Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin

Rabu, 1 Juli 2026
Foto: kondisi TPA Jatiwaringin saat terbakar pada Rabu 1 Juli 2026, sore | Dok. Tangerangupdate.com

Warga Sebut Sudah Melihat Asap Dua Hari Sebelum TPA Jatiwaringin Terbakar Hebat

Kamis, 2 Juli 2026
Dok. TU

KLH Gugat Pengelola Taman Tekno Rp27 Miliar Imbas Kebakaran Gudang Pestisida

Senin, 29 Juni 2026
Foto: Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat pada Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB, Djohan Darmawan | Dok. Tangerangupdate.com

BNPB Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

Rabu, 1 Juli 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp