Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • Kota Tangsel
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 29 Agustus 2025
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
DaerahRagam

Sejarah Trah Kolopaking: Berawal dari Kebumen hingga Menjadi Nama Keturunan Bangsawan

Redaksi TU
Redaksi TU
Minggu, 9 Maret 2025 | 23:01 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com | Nama Kolopaking mungkin terdengar seperti marga dari luar Jawa, namun sebenarnya berasal dari Kebumen, Jawa Tengah. Trah Kolopaking memiliki sejarah panjang yang bermula dari era Kerajaan Mataram Islam dan berkaitan erat dengan perjalanan Amangkurat I.

Asal Usul Nama Kolopaking

- Advertisement -
Ad imageAd image

Nama Kolopaking berasal dari kata “kelapa” yang berarti buah kelapa dan “aking” yang berarti kering. Sejarahnya bermula ketika Amangkurat I, dalam pelarian akibat pemberontakan Trunojoyo, singgah di Panjer (sekarang Kebumen). Saat itu, penguasa setempat, Ki Kertawangsa (Ki Panjer III), memberi Amangkurat I air dari kelapa tua (kelapa aking) karena sulit mendapatkan kelapa muda. Setelah meminumnya, kondisi sang raja membaik.

Sebagai bentuk terima kasih, Amangkurat I mengangkat Kertawangsa sebagai Tumenggung Panjer dengan gelar Kanjeng Raden Adipati Tumenggung (K.R.A.T) Kelapa Aking (1677-1710). Nama Kelapa Aking kemudian berubah pelafalannya menjadi Kolopaking, yang terus digunakan oleh keturunannya.

Kolopaking dalam Sejarah Kebumen

Trah Kolopaking berperan penting dalam sejarah Kebumen. Jabatan Tumenggung Panjer diwariskan secara turun-temurun hingga Kolopaking IV (1790-1833). Namun, setelah Perang Diponegoro, Belanda membubarkan Kabupaten Panjer dan menggantikannya dengan Kabupaten Kebumen di bawah Dinasti Arung Binang.

Para pemimpin dari trah Kolopaking di Kabupaten Panjer meliputi:

  1. Bodronolo (1642-1657)
  2. Hastrosuto (1657-1677)
  3. Kolopaking I (Kertawangsa) (1677-1710)
  4. Kolopaking II (1710-1751)
  5. Kolopaking III (1751-1790)
  6. Kolopaking IV (1790-1833)

Sejak Kolopaking IV wafat pada 1833, pemerintahan Kebumen dikuasai Dinasti Arung Binang hingga Jepang menduduki wilayah tersebut pada 1942.

Makam Kolopaking dan Tokoh Keturunannya

Makam Tumenggung Kolopaking I dan IV terletak di Desa Kalijirek, Kebumen, dan masih terawat hingga kini. Beberapa tokoh ternama dari trah Kolopaking antara lain:

Soemitro Kolopaking, Bupati Banjarnegara di tiga zaman (Belanda, Jepang, Republik Indonesia).

Novia Kolopaking, penyanyi dan aktris Indonesia yang dikenal melalui serial Keluarga Cemara.

Kolopaking, Nama yang Terus Hidup

Hingga kini, nama Kolopaking masih digunakan oleh keturunan Kertawangsa dan menjadi bagian dari sejarah Kebumen. Bahkan, di kota ini terdapat Hotel Grand Kolopaking yang menjadi salah satu pengingat kejayaan trah tersebut.

Sumber : Abror Subhi, Dikutip Dan Disusun Kembali Dari Berbagai Sumber Postingan asli: facebook.com/100001856336410/posts/28757062517272243/

TAGGED:KebumenSejarah
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

WhatsApp Image 2025-08-16 at 7.48.48 PM
WhatsApp Image 2025-08-16 at 7.45.10 PM
iklan
WhatsApp Image 2025-08-16 at 8.15.38 PM

Terpopuler

Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari | Dok. Istimewa

Anggaran Komunikasi Rp6 Miliar DPRD Lebak Disoal IKA SAKTI

Inspektur Kota Tangsel, Achmad Zubair | Dok. Istimewa

Dijamu Durian Musang King, Auditor di Tangsel Dinilai ICW Nir Etika

Ketua Umum HMI Cabang Ciputat, Irhas Abdul Hadi | Dok. Istimewa

HMI Ciputat Kutuk Aksi Brimob Lindas Pendemo Hingga Tewas di Jakarta

Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) RI, Pujiyono Suwadi | foto: Instagram/komisikejaksaaanofficial

Komjak Dorong IKA SAKTI Laporkan Kejari Gegara Lamban Tangani Dugaan Korupsi RSUD Tigaraksa

Pengamat kebijakan publik M. Mahrus Alvy Al Wahidy/ Foto : Istimewa

APBD Tangsel 2025 Membengkak Rp5 Triliun, Publik Kritik: Rakyat Hanya Jadi Penonton

Ribuan ikan di Situ Cangkring mati gegara limbah industri | Dok. Istimewa

DLH Kota Tangerang: Situ Cangkring Tercemar Limbah Industri

Berita Terkait

Ilustrasi Cicak, Tata Cara Mengusir Cicak Dirumah
Ragam

Cara Mengusir Cicak dengan Bahan Alami, Mudah dan Aman

Cita Rahayu yang dahulu di Kenal Cita Citata Mengelurkan Single Terbaru / Dok. istimewa
Ragam

Cita Rahayu Hadirkan Single “Niscaya Nirkala”, Menyelami Ruang Antara Realita dan Imajinasi

Ragam

Waktu Ngopi Terbaik dan Rekomendasi Biji Kopi Pilihan untuk Menemani Harimu

Peneliti RIGHTS, Septian Haditama (Dok. Istimewa)
Daerah

RIGHTS Soroti Potensi Kecurangan PPDB 2025 di Depok

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Ki Hajar Dewantara Cabang Pekalongan, Aqibul Muttaqin (kiri) | Dok Istimewa
Daerah

Aqibul Muttaqin Nahkodai HMI Komisariat Ki Hajar Dewantara Cabang Pekalongan

Tangkapan Layar Instagram Yono Bakrie | Dok. TU
Ragam

Netizen Heboh! Yono dan Vini Tampil Kompak, Tanda-Tanda Menuju Halal

Imam Sarifudin Pemilik Sari Coffee Roastery, Pondok Petir, Kota Depok | Dok. TU
Ragam

Menyeduh Asa di Pondok Petir: Imam Sarifudin dan Cerita di Balik Biji Kopi Nusantara

SMKN 2 Tangerang (Tangkapan Layar Google Maps) | Dok. TU
Pendidikan

Jejak 48 Tahun SMKN 2 Tangerang: Dari SMTP Menuju Vokasi Masa Depan

Jangan Lewatkan

Inspektur Kota Tangsel, Achmad Zubair | Dok. Istimewa

Dijamu Durian Musang King, Auditor di Tangsel Dinilai ICW Nir Etika

Jumat, 29 Agustus 2025
Gedung Serba Guna (GSG) Paku Jaya yang di Bangun dengan anggaran 10 Milyar /Dok. TU (Juno)

Janji Atasi Banjir, Pemkot Tangsel Habiskan Rp10 Miliar untuk Bangun GOR di Paku Jaya, Ini Tanggapan Masyarakat

Selasa, 26 Agustus 2025
Polisi Melakukan Oleh TKP di Lokasi Lansia yang ditemukan Meninggal di Ciputat Timur/ Foto : Istimewa (Juno)

Lansia Ditemukan Meninggal Dalam Rumah di Ciputat Timur, Diduga Tinggal Seorang Diri

Sabtu, 23 Agustus 2025
Polda Banten Periksa Dua Anggota Brimob Terkait Kekerasan Terhadap Wartawan di PT GRS / Dok. Biodeks Polda Banten (Juno)

Polda Banten Periksa Dua Anggota Brimob Terkait Kekerasan Terhadap Wartawan di PT GRS

Sabtu, 23 Agustus 2025
Kelima tersangka kasus pengeroyokan terhadap wartawan dan Humas Kementerian Lingkungan Hidup | Dok. Istimewa

Lima Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Wartawan di PT GRS Jawilan

Selasa, 26 Agustus 2025
SMK Al-Hidayah Ciputat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membenarkan penahanan ijazah kepada 26 murid lulusan mereka | Dok. Istimewa

SMK Al-Hidayah Ciputat Tahan 26 Ijasah Murid Gegara Belum Lunasi Tunggakan

Rabu, 27 Agustus 2025
Tangkapan Layar SMPN 23 Tangerang yang Diduga Guru Lakukan Pelecehan ke Siswa /Dok. TU/ Foto: Juno

Kasus Dugaan Pelecehan Eks Wakepsek SMP di Tangerang, 2 Korban Terbaru Merupakan Ayah dan Anak

Sabtu, 23 Agustus 2025
Hendry Ch Bangun Resmi Daftar Calon Ketua Umum PWI pada Sabtu, 23 Agustus 2025 | Dok. Istimewa

Hendry Ch Bangun Resmi Mendaftar sebagai Calon Ketua Umum PWI

Sabtu, 23 Agustus 2025
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp