Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Minggu, 17 Mei 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
HukumKab Tangerang

Tanah Warisan Diduga Diserobot Oleh Mafia Tanah, Warga Pantura Ini Kubur Impian Anaknya Untuk Menjadi Dokter

Redaksi TU
Redaksi TU
Jumat, 13 Agustus 2021 | 09:29 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (13/08/2021) | Kabupaten Tangerang – – – Sri Wahyuni seorang warga Desa Buaran Mangga, Kecamatan Pakuhaji harus mengubur dalam-dalam impian anaknya untuk menjadi seorang dokter. Pasalnya, tanah warisan orangtuanya yang hendak dijualnya untuk membiayai pendaftaran kuliah anaknya tersebut diduga kini sudah diklaim oleh orang lain.

Ia menceritakan, bahwa anak pertamanya bercerita kepadanya, bahwa anaknya ini sangat ingin sekali menjadi seorang dokter. Awalnya, Sri bingung harus bagaimana untuk mewujudkan mimpi anaknya ini. Karena untuk menjadi seorang dokter membutuhkan biaya yang sangat besar untuk sekolah di universitas. Setelah berbicara sang suami dan berdiskusi panjang lebar, akhirnya mendapat solusi untuk menjual tanahnya yang berada di Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluknaga untuk biaya sang anak kuliah dijurusan kedokteran.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Setelah diskusi sama anak, dia ingin kuliah di perguruan negri dan memgambil jurusan kedokteran, terpaksa saya harus jual tanah,” ujar Sri Rahyuni kepada awak media Jumat (12/08/2021).

Lanjut Sri, proses untuk menjual tanah pun tidak sebentar untuk memasarkan dan mempromosikan, kurang lebih selama tiga bulan. Setelah mendapatkan pembeli, pihak pembeli meminta agar tanah tersebut dilakukan proses Peta Bidang Tanah (PBT), dan pihaknya mengajukan proses PBT kepada pihak Notaris yang dia percayai, setelah satu bulan proses, pihak notaris menghubungi dirinya, dan memberi tahu bahwa tanah miliknya sudah berubah nama menjadi nama orang lain yang berinisial V.

BACA JUGA:  Dugaan Mark-up Lahan RSUD Tigaraksa Berpotensi Picu Sengketa dengan Warga

“Setelah proses semuanya, dan tinggal proses pembayaran pihak pembeli meminta untuk ada proses PBT, setelah satu bulan proses, notaris menghubungi saya, tiba-tiba nama bidang tanah bukan keluar nama saya dan telah berubah nama orang lain, kaget dong saya,” Sri pun tertegun.

Sri yang merupakan seorang ibu rumah tangga ini merasa sangat kaget dan syok ketika mengetahui tanah warisan orang tuanya ini sudah berganti nama menjadi nama orang lain, padahal dia tidak pernah menjual tanah seluas 4000m2 tersebut kepada siapapun.

Setelah diketahui tanah miliknya berubah nama, bukan atas nama dirinya lagi, sambung Sri, sang pembelipun membatalkan untuk membeli tanah miliknya itu. Akhirnya, impian sang anak untuk menjadi seorang dokterpun harus pupus karena biaya yang disiapkan dari hasil jual tanah menjadi sirna.

Sri merasa bingung dan depresi, karena dirinya tidak memiliki biaya lagi untuk mewujudkan impian anaknya untuk menjadi seorang dokter. Sri melanjutkan, padahal anaknya ini sangat ingin menjadi seorang dokter.

Dia juga menyangkan tidak bisa menyekolahkannya ke jurusan kedokteran, padahal anak sulungnya itu sangat pintar aecara akademis dari usia dini. SD menjadi juara umum, SMP juara umum, SMA pun menjadi juara umum di sekolahnya.

BACA JUGA:  Lift Barang Diduga Amblas, Karyawan PT Mayora Indah Tbk Tewas di Tempat Kerja

“Yang seminggu lagi tinggal pembayaran, akhirnya dibatalkan oleh pembeli. Impian anak saya untuk menjadi dokterpun harus sirna karena tidak ada biaya, tanahnya tidak jadi dibeli,” kata Sri sambil meneteskan air mata.

Sampai berita ini diterjunkan, tangerangupdate.com masih berupaya untuk melakukan konfirmasi dengan pihak yang berwenang terkait dugaan berubahnya nama kepemilikan tanah tersebut.

TAGGED:atrbpnkabupaten tangerangmafia tanahpantura
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Dua rumah di Perumahan Binong Permai, Blok J19 Nomor 24 terbakar diduga akibat penghuni lupa matikan kompor gas | Dok. Istimewa

Dua Rumah di Perumahan Binong Permai Terbakar, Diduga Gegara Lupa Matikan Kompor

Dok. TU

Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris Pamulang

QProgram Speak Up yang digelar mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Pamulang (Unpam) di SMKS Nusantara 1 Ciputat / Foto : Istimewa

Mahasiswa Hukum Unpam Gelar Program Speak Up di SMKS Nusantara 1 Ciputat, Siswa Diajak Lawan Bullying

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (tengah) saat menggendong bayi yang diberi nama menggunakan namanya | Dok. Istimewa

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Pasangan di Sepatan Beri Nama Anaknya Moch Maesyal Rasyid

Sumber foto: istimewa

Heboh Dugaan Child Grooming di SMK Letris Indonesia Pamulang, Kepsek Dinonaktifkan

Foto: Korban penusukan oleh tetangganya sendiri di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan

Kisah Pilu Nenek Korban Penusukan di Pondok Aren Tangsel, Pulang dari RS dengan Utang Rp11,2 Juta

Berita Terkait

Foto: warga menggeruduk kedai minuman yang diduga menyediakan minuman keras dan hiburan di dekat Kantor Bupati Tangerang | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Warga Geruduk Kedai Diduga Jual Miras di Dekat Kantor Bupati Tangerang, Satpol PP Bungkam

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kab Tangerang

Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Mengeluh Digaji Rp65 Ribu per Bulan

Keterangan: peluncuran Program LARIS MANIS di BPN Kabupaten Tangerang bisa pangkas layanan Roya dan Waris dalam 5 Menit | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

LARIS MANIS Diluncurkan, Urus Roya dan Waris di BPN Kabupaten Tangerang Kini Cukup Lima Menit

Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (tengah) dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja (kanan) didampingi Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud, usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Pernyataan Bupati dan Sekda soal DOB Tangerang Utara Dinilai Membingungkan Publik

Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (kanan) memimpin penggerebekan lokasi sabung ayam di Jayanti | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Tempat Judi Sabung Ayam di Jayanti Digerebek Polisi, Dua Orang dan 28 Unit Motor Diamankan

Foto: Polisi olah TKP hilangnya kabel Sistem keamanan kereta di Parung Panjang - Daru
Kab Tangerang

Kabel Sistem Keselamatan Kereta di Parung Panjang–Daru Diduga Dicuri, Operasional Sempat Terganggu

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada (tengah), saat konferensi pers pengungkapan kasus pencabulan di Tigaraksa | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Pria di Tigaraksa Diduga Cabuli 12 Anak Laki-laki, Beraksi Sejak 2021

Kondisi rumah warga pasca roboh usai diterjang angin kencang disertai hujan deras di Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Dua Rumah Warga Kabupaten Tangerang Roboh Diterjang Angin Kencang, Satu Remaja Terluka

Jangan Lewatkan

Dok. TU

Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris Pamulang

Jumat, 15 Mei 2026
Foto: Kebakaran di daerah Ciputat, Akibat konsleting | Dok. TU

Kebakaran Hebat di Ciputat Hanguskan Tiga Tempat Usaha, Diduga Akibat Korsleting

Senin, 11 Mei 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Mengeluh Digaji Rp65 Ribu per Bulan

Selasa, 12 Mei 2026
Foto: Tangkapan layar/Instagram @/albaarifoundation

Viral, Ambulans Mau Jemput Pasien di Depok Dihadang dan Diduga Dirusak di Tengah Jalan

Senin, 11 Mei 2026
QProgram Speak Up yang digelar mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Pamulang (Unpam) di SMKS Nusantara 1 Ciputat / Foto : Istimewa

Mahasiswa Hukum Unpam Gelar Program Speak Up di SMKS Nusantara 1 Ciputat, Siswa Diajak Lawan Bullying

Jumat, 15 Mei 2026
Foto: Dua rumah di Perumahan Binong Permai, Blok J19 Nomor 24 terbakar diduga akibat penghuni lupa matikan kompor gas | Dok. Istimewa

Dua Rumah di Perumahan Binong Permai Terbakar, Diduga Gegara Lupa Matikan Kompor

Sabtu, 16 Mei 2026
Foto: Potret kendaraan milik Kabag Kesra Sekda Kota Tangsel, Rizkiyah, di balik lindungan kanopi yang diduga dibangun di tembok SMA | Dok. Tangerangupdate.com

Bikin Kanopi di Tembok Sekolah untuk Parkir Mobil dan di Jalan Umum, Kabag Kesra Tangsel: Itu Hal Lumrah

Senin, 11 Mei 2026
Foto: Kepala BKPSDM Kota Tangsel, Wahyudi Leksono | Dok. Istimewa

Pemkot Tangsel Temukan ASN Tak Tertib Presensi saat WFH, Ada yang Klaim Dinas Luar

Rabu, 13 Mei 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp