Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 15 Juli 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Refleksi Nilai-Nilai Pancasila ditengah Pandemi Covid-19

Redaksi TU
Redaksi TU
Jumat, 5 Juni 2020 | 22:55 WIB
SHARE

Sri Utaminingsih, MH., M.M.Pd Dosen Prodi PPKn Universitas Pamulang

            Euforia peringatan hari lahirnya dasar negara Pancasila baru saja kita rasakan jatuh pada tanggal 1 juni, banyak Lembaga atau organisasi kemasyarakatan bahkan secara personal menunjukan identitasnya masing-masing rasa bangga terhadap dasar negara pancasila, bukti nyata bahwa pancasila lekat dekat dalam kehidupan kita.

- Advertisement -
Ad imageAd image

            Seperti kita ketahui dalam pancasila terkandung nilai-nilai dasar yang di gunakan untuk mengatur kehidupan kita sehari-hari dan telah menjadi kesepakatan bersama semenjak di nyatakan dalam pembukaan Undang-Undang dasar 1945, sehingga dengan segala konsekwensi kita sebagai bangasa Indonesia harus dapat melaksanakannya.

Pancasila lahir dari pembahasan dan konsekwensi para tokoh bangsa dalam sidang yang di adakan oleh Dokuritsu Junbi Chosakai atau Badan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia ( BPUPKI) mulai tanggal 29 Mei sampai tanggal 1 Juni 1945 dengan tema Dasar negara. Dimana pancasila berhasil disusun dari hasil rumusan pidato yang telah disampaikan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945  tanpa ditulis terlebih dahulu  namun di terima secara aklamasi oleh segenap anggota  BPUPKI hingga di beri judul dari pidato tersebut dengan “ Lahirnya Pancasila” melalui proses yang panjang akhirnya tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari lahirnya pancasila. Yang kemudian di syahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 sebagai dasar negara Indonesia.

Kini, tanggal 1 Juni resmi ditetapkan jadi Hari Lahir Pancasila lewat Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi menyampaikan keputusan ini melalui pidato pada peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945, di Gedung Merdeka, Bandung pada 1 Juni 2016. Tanggal 1 Juni juga ditetapkan sebagai hari libur nasional. Niken Widya Yunita – detikNews. 01/06/2019.

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk memperingatinya. Hal terpenting adalah kita dapat memaknai Pancasila sebagai nilai-nilai yang harus diterapkan dalam kehidupan, seperti menghormati sesama walau berbeda agama, mengakui persamaan hak dan derajat masyarakat Indonesia, saling membantu dan gotong royong dalam menjaga persatuan, dan lain sebagainya. Terlebih dalam peringatan Hari Pancasila tahun ini, persatuan Indonesia diuji dengan datangnya sebuah wabah yang menyerang sejak awal bulan Maret yang lalu. Dengan adanya wabah ini kita di paksa untuk melakukan aktifitas sosial, Keagamaan. Ekonomi yang keluar dari hilai-nilai tatanan yang kita miliki yang jelas tertuang dalam pancasila, sehingga terasa aneh dan beban bagi kita karna tidak sesuai dengan hati nurani kita, walaupun ada yang memang melakukan di luar nalar kita, sebagai bangsa Indonesia yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai yang tekandung dalam pancasila, dengan merebakanya berita penolokan warga atas jenazah seorang perawat yang akan di makamkan di kampung halaman di lansit Jateng.suara.com 11/04/2020, kejadian tersebut karna ketakutan warga dari dampak yang akan ditimbulkan , sehingga keluar dari tatanan nilai kemanusian yang kita miliki yang telah menyatu dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

BACA JUGA:  Ciputat: Pusat Kota yang Terlupakan dalam Bayang-Bayang Kemewahan Swasta

Kecemasan warga di picu dari informasi yang di dapat melalui media sosial , yang saling berlomba-lomba membangun opini sehingga informasi simpang siur dan sangat mempengaruhi cara berfikir masyarakat, kembali  nilai pancasila di pertanyakan , panggilan nilai-nilai yang melekat dan telah menjadi bagian bagian dalam kehidupan kita, berita tersebut medapat respon dari masyarakat melalui media sosial , hampir seluruh masyarakat Indonesia memberikan dukungan moril kepada keluarga korban, ini menunjukan bahwa kita semua  tau yang seharusnya seperti apa ?, mengacu kembali kepada nilai-nilai pancasila   sebagai tolak ukur dalam kehidupan bermasyarakat.                                              

            Selain itu ada kasus prank yang di anggap tidak manusiawi ulah beberap anak muda, memberikan bantuan berisi sampah , ini juga di sikapi oleh seluruh  masyarakat melalu media sosial dengan menghujat dan memaksa aparat untuk menindak lanjuti dengan proses hukum. Indikator yang digunakan oleh masyarakat tidak lain adalah kembali kepada nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Dengan banyaknya kejadian yang di anggap melanggar norma dan nilai yang tidak sesuai dengan pancasila, kembali mendorong masyarakat untuk lebih banyak perduli dengan sesama, seperti yang di lakukan oleh golongan masyarakat beruang, untuk  ikut berbagi dengan berbagai cara ada yang membagikan dalam bentuk sembako, uang bahkan rasa kepedulian untuk saling membantu di lakukan dengan kesadaran sendiri membentuk pos-pos terpadu, dapur umum dan lainny seperti yang dilakukan oleh warga masyarakat di wilayah Pondok Aren dengan posko dapur umumnya dapat memproduksi 200-300 nasi box sedangkan kampung si Gacor di wilayah Cibodas, Kelurahan Panunggangan Barat, juga membuat dapur umum bagi warga masyarakat di sekitar kampung tersebut. Adapun dapur umum Cibodas memproduksi sejumlah makanan bagi keluarga para pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) yang masih melakukan isolasi mandiri termasuk juga masyarakat terdampak korban PHK, Sumber: BeritaSatu.com

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

 Nilai yang ada dalam masyarakat kesadaran  untuk berbagi dengan sesama terus tumbuh. Dengan adanya Covid-19 yang mengakibatkan dampak ekonomi ini justru malah menjadi daya ungkit atau pendorong masyarakat untuk berbagi kebahagiaan terhadap sesama. Apalagi, di bulan Ramadhan, pasti ini akan menguatkan, ada momentum, ada peluang, saya melihat keinginan untuk berbagi membahagiakan sesama itu sangat kuat sekali, Nur Efendi CEO Rumah Zakat, Republika.id

Tidak dapat kita pungkiri lagi itulah pancasila nilai-nilai yang kita miliki, nilai yang berasal dari kita , menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi solusi bagi penyakit dan segala persoalan yang di sebabkan oleh kita dan kembali nilai-nilai pancasila menjadi rujukan obat yang paling mujarab.

Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Asap kebakaran menyelimuti TPA Jatiwaringin | Dok. Tangerangupdate.com

Mahasiswa Desak Polresta Tangerang Segera Selidiki Penyebab Kebakaran TPA Jatiwaringin

Bantuan air bersih untuk warga Koceak, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu | Dok. Istimewa

Kemarau Datang, Warga di Kelurahan Keranggan Kembali Krisis Air Bersih, Jaringan Pipa Masih Sebatas Rencana

Foto: barang bukti hasil sitaan ungkap peredaran uang palsu | Dok. Istimewa

Polisi Ungkap Peredaran Uang Palsu di Serpong, Lembaran yang Belum Dipotong Disita

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa. | Dok. Fraksi NasDem

RUU Perampasan Aset Terus Berguli, Saan: Semua Usulan Dibuka

Rapat Komisi III DPR RI dengan para ahli terkait pembahasan RUU Perampasan Aset, Senin (13/7/2026). | Dok. Tangerangupdate

Komisi III “Gaspol” RUU Perampasan Aset, Libatkan Publik

Foto: Ilustrasi/Freepik

Perempuan Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual ke Komnas Perempuan, Sebut Libatkan Gubernur Banten

Berita Terkait

Foto: Purwanti,Dosen Program Studi Manajemen Universitas Pamulang | Dok. TU
Opini

Dosen Juga Perlu Bernapas: Menjaga Jiwa Tetap Sehat Bersama ORKI Tangerang Selatan

Foto: Denies Susanto, Akedemisi dan Praktisi Universitas Pamulang Kampus Serang | Dok. Tangerangupdate.com
Opini

Dari Nongkrong ke Nabung Saham: Wajah Baru Investasi Gen Z – belajar, bertumbuh, berkembang

Foto : ilustrasi/freepik
Opini

Sejarah Buddhisme Nusantara, Perjalanan Panjang Dari Mahayana Kuno Hingga Threvada Modern

Foto: Ahmad Priatna S.T., S.H | Dok. Pribadi
Opini

Iduladha Sebagai Jalan Refleksi Sosial dan Spiritual

Foto : Kopi arabika (kiri) & Kopi Robusta (kanan) | Dok. TU
Opini

Jangan Salah Pilih! Kenali Beda Kandungan Arabika dan Robusta Serta Takaran Pas Agar Kopi Jadi Obat, Bukan Racun

Ahmad Priatna, Pemuda Asli Cipondoh | Dok. Pribadi
Opini

Cipondoh Tenggelam Lagi: Bencana Alam atau Bencana Kebijakan?

Foto: Irtiakhul Afifah, Mahasiswi Universitas Pamulang | Dok. Pribadi
Opini

Dilema Kelas Menengah: Menjadi Tulang Punggung atau Sapi Perah Pajak?

Foto: Ahmad Priatna S.T., S.H | Dok. Pribadi
Opini

Tiga Pemikir Revolusi Iran dan Jejaknya dalam Konflik Global

Jangan Lewatkan

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Tangerang Selatan, Herman Susilo / Dok. TU

Pemkot Tangsel Klaim Sewa Kendaraan Dinas Hemat Rp8 Miliar, Tak Lagi Tanggung Biaya Servis hingga Pajak

Minggu, 12 Juli 2026
Foto : Dok. Tu

Praktisi Hukum Soroti LHKPN Kabid SDA DSDABMBK Tangsel yang Tak Berubah Selama Dua Tahun

Rabu, 8 Juli 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Perempuan Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual ke Komnas Perempuan, Sebut Libatkan Gubernur Banten

Senin, 13 Juli 2026
Foto: Istimewa

Pemkot Tangerang Minta Warga Tak Beri Uang ke Pengemis di Jalan

Senin, 13 Juli 2026
Foto: barang bukti hasil sitaan ungkap peredaran uang palsu | Dok. Istimewa

Polisi Ungkap Peredaran Uang Palsu di Serpong, Lembaran yang Belum Dipotong Disita

Selasa, 14 Juli 2026
Bantuan air bersih untuk warga Koceak, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu | Dok. Istimewa

Efek Kemarau Mulai Terasa, Warga Kranggan – Setu Antre Bantuan Air

Minggu, 12 Juli 2026
Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat di Wawancarai di Gedung Pemkot Tangsel/ Foto: Fery

Benyamin Davnie Akui Pemkot Tangsel Gelontorkan Hampir Rp20 Miliar untuk Sewa Mobil Dinas, Klaim Lebih Efisien

Minggu, 12 Juli 2026
Tangkapan Layar Gedung DPRD Kabupaten Lebak / Dok. TU

Ironi, Tunjangan Rumah dan Transportasi DPRD Lebak Capai Rp21,4 Miliar, Bantuan Perbaikan Rumah Warga Miskin Hanya Rp5,34 Miliar

Minggu, 12 Juli 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp