Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 11 Februari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Banten

BPBD Sebut Banjir di Kabupaten Lebak Akibat Sedimentasi dan Pedangkalan Sungai

Redaksi TU
Redaksi TU
Selasa, 14 September 2021 | 11:54 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (14/09/2021) | Kabupaten Lebak — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak menyebut banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada Senin (13/09) disebabkan oleh sedimentasi dan pedangkalan sungai.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama saat dikonfirmasi redaksi tangerangupdate.com.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selain curah hujan yang ekstrime, Febby juga menyalahkan perilaku masyarakat yang membuang limbah langsung ke saluran air, sehingga katanya, terjadi penyempitan di banyak drainase.

“Sedimentasi dan pedangkalan sungai, kemudian banyak drainase yg menyempit akibat limbah manusia,” katanya melalui pesan singkat, Selasa (14/09/2021).

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, banjir itu diperparah dengan kurangnya Daerah Aliran Sungai (DAS) di hulu, sehingga, dampak tersebut dirasakan oleh masyarakat perkotaan.

“Tentunya kurangnya catchment area di sekitar hulu sungai penyebab banjir di perkotaan,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Beberapa wilayah di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, kembali terendam banjir usai diguyur hujan pada, Senin (14/09/2021).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama menjelaskan, banjir tersebut diakibatkan oleh intensitas yang tinggi di wilayah tersebut.

BACA JUGA:  Nalar Pandeglang Kritik Kerja Sama Pembuangan Sampah Tangsel Pandeglang

Dan pada saat yang sama, sistem drainase pemukiman tidak mampu menampung aliran air sehingga menyebabkan banjir.

“Akibat hujan deras selama kurang lebih 4 jam dan sistem pemukiman tidak mampu menampung aliran air sehingga menyebabkan banjir,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima tangerangupdate.com, Selasa (14/09/2021).

Febby mengungkap, banjir tersebut mulai menggenangi permukiman warga pada Senin malam, “Waktu kejadian Senin, 13 September 2021 pukul 20.00 WIB,” ungkapnya.

Febby mengatakan, sebanyak ratusan rumah terendam akibat banjir tersebut, yang terparah katanya, ada di Kecamatan Rangkasbitung. Selain itu, beberapa rumah juga tertimbun longsor pada saat kejadian.

“Kecamatan Rangkasbitung 571 , Kalanganyar 126, cibadak 22, 4 unit rumah terkena longsor,” ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, saat ini sudah ada ratusan warga yang mengungsi dan terfokus di beberapa titik seperti Mesjid At-Taubah, Mesjid Nurudz Dzulam dan Mesjid Jami Baituk Mu’min.

“Mesjid At-Taubah 200 jiwa, Mesjid Nurudz Dzulam 40 jiwa, Mesjid Jami Baituk Mu’min 160 jiwa,” pungkasnya.

TAGGED:banjir lebakbpbd kabupaten lebakcibadakkabupaten lebakkalanganyarrangkasbitung
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid | Tangerangupdate.com

Pemkab Tangerang Larang Tempat Hiburan Malam Beroperasi Selama Ramadan 2026

Aliran Sungai Cisadane diduga tercemar zat bahan kimia berbahaya (b3) pasca kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Dok. Tangerangupdate.com

Dinkes Tangsel Ingatkan Bahaya Paparan Kimia Pasca Pencemaran Insektisida di Sungai Cisadane

Foto: Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie (kedua kiri) | Dok. Istimewa

Pemkot Tangsel Evaluasi Izin SLF dan Amdal Kawasan Taman Tekno Pasca Kebakaran dan Pencemaran Sungai Cisadane

Sejumlah ikan mati diduga imbas air tercemar cairan pembasmi hama pascakebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Tangsel | Dok. Tangerangupdate.com

Pemkab Tangerang Imbau Warga Bantaran Cisadane Tak Konsumsi Ikan Pasca Tercemar 2,5 Ton Insektisida

Foto: Operasi Keselamatan Maung 2026 oleh Satlantas Polresta Tangerang | Istimewa

229 Pengendara Kena Tegur Polisi dalam Operasi Keselamatan Maung 2026

Foto: Warga menunjukkan ikan sapu-sapu mati diduga akibat terpapar racun pembasmi hama atau insektisida di Sungai Jelatereng | Tangerangupdate.com

2,5 Ton Racun Pembasmi Hama Diduga Cemari Sungai Usai Kebakaran Gudang Insektisida di Tangsel

Berita Terkait

Foto: Istimewa
Banten

Kadis Pariwisata Provinsi Banten Mangkir Audiensi Soal Realisasi Anggaran Puluhan Miliar

Penyaluran bantuan untuk korban terdampak banjir Pandeglang | Dok. Istimewa
Banten

DPD KNPI Pandeglang Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Pascabanjir

Penanganan sampah di Tangsel bakal fokus pada peran Bank Sampah dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) | Foto: TPA Cipeucang/Tangerangupdate.com
Banten

Kerja Sama Sampah Antar Daerah di TPA Cilowong Jadi Sorotan, Penolakan terhadap Tangsel Dipertanyakan

Banten

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Banten akibat Bibit Siklon 93S Akhir Desember

BMKG memprediksi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia akhir pekan ini, tak terkecuali di Banten | Foto: Ilustrasi/Tangerangupdate.com
Banten

Banten Masuk Daftar Wilayah Berisiko Hujan Lebat Akhir Pekan Ini, BMKG Imbau Waspada

Demonstrasi Gerakan Pandeglang Bersih di depan Istana Negara dan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI di Jakarta | Dok. Istimewa
Banten

Mahasiswa dan Warga Pandeglang Geruduk KLHK dan Istana, Desak Usut Dugaan Pelanggaran Lingkungan PT GSM

Alumni SAKTI Tangerang, Doni Nuryana saat melapor kasus dugaan korupsi pengadaan lahan RSUD Tigaraksa ke Kejaksaan Agung (Kejagung) | Dok. Tangerangupdate.com
Banten

IKA Sakti Bongkar Dugaan Korupsi Dana BOS Kabupaten Pandeglang, BPK Temukan Kerugian Rp335,8 Juta

Masyarakat Pandeglang mengancam akan menyegel PT Alpindo jika tuntutan mereka tidak diindahkan | Dok. Istimewa
Banten

Desak Tanggung Jawab Lingkungan, Masyarakat Ancam Segel PT Alpindo di Pandeglang

Jangan Lewatkan

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie | Dok. Istimewa

Benyamin Klaim Tangsel Mulai Bebas dari Tumpukan Sampah

Sabtu, 7 Februari 2026
Olah TKP tempat penemuan mayat di Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa

Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Rempoa Ciputat

Minggu, 8 Februari 2026
Aliran Sungai Cisadane diduga tercemar zat bahan kimia berbahaya (b3) pasca kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Dok. Tangerangupdate.com

Dinkes Tangsel Ingatkan Bahaya Paparan Kimia Pasca Pencemaran Insektisida di Sungai Cisadane

Rabu, 11 Februari 2026
Foto: Proses pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang | Tangerangupdate.com

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Kasus Pembunuhan

Kamis, 5 Februari 2026
Petugas Dinas Perhubungan Tangsel sedang memperbaiki PJU yang rusak /Foto: Juno (ig.dishub)

Efisiensi PJU Tangsel: Meterisasi dan LED Disebut Turunkan Tagihan Listrik

Kamis, 5 Februari 2026
Sejumlah ikan mati diduga imbas air tercemar cairan pembasmi hama pascakebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Tangsel | Dok. Tangerangupdate.com

Pemkab Tangerang Imbau Warga Bantaran Cisadane Tak Konsumsi Ikan Pasca Tercemar 2,5 Ton Insektisida

Selasa, 10 Februari 2026
Foto: Romo, warga Gang Salem IV, Kecamatan Serpong, menunjukkan bangkai ikan diduga mati akibat pencemaran limbah kebakaran gudang distributor bahan kimia insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Tangerangupdate.com

Sungai Jalatreng Diduga Tercemar Usai Kebakaran Gudang Insektisida, Ikan Mendadak Mati Massal

Senin, 9 Februari 2026
Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid | Tangerangupdate.com

Pemkab Tangerang Larang Tempat Hiburan Malam Beroperasi Selama Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp