Tangerangupdate.com – Warga Pasar Kemis beramai-ramai membantah pernyataan Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang mengklaim bahwa jajarannya tengah memperbaiki kerusakan Jalan Raya Pasar Kemis. Menurut warga, kondisi jalan hingga kini belum menunjukkan perbaikan yang signifikan.
Mereka menilai langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang lebih terkesan sebagai upaya meredam isu ketimbang tindakan konkret yang benar-benar menyelesaikan persoalan. Pasalnya, kerusakan jalan dinilai masih cukup parah di sejumlah titik.
Kekhawatiran pun masih dirasakan warga dan para pengguna jalan setiap kali melintasi jalur tersebut.
“Masih banyak lubang, apalagi kalau malam hari atau hujan. Sangat berbahaya,” ujar warga sekitar, Aini (29) yang ditemui di lokasi, dikutip Selasa 17 Februari 2026.
Senada, Fitri (33), pengguna jalan lainnya, mengaku kerap mengalami kendala saat melintasi ruas jalan tersebut. Ia bahkan pernah hampir terjatuh akibat lubang yang cukup dalam di salah satu titik.
“Saya pernah hampir jatuh juga, waktu lewat pas di depan SPBU itu kan lubangnya kemaren cukup dalam,” kataya.
Fitri menambahkan, kondisi jalan yang berlubang semakin berisiko ketika hujan karena genangan air menutup lubang sehingga tidak terlihat oleh pengendara.
“Karena saya tiap hari lewat sini, masih banyak lubang. Kalau hujan malah tidak kelihatan karena tertutup air,” tambahnya.
Warga lainnya, Fery, menilai perbaikan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) hanya dilakukan di beberapa titik dan tidak menyeluruh.
“Itu yang katanya baru diperbaiki, cuma beberapa titik saja. Tidak semuanya. Titik kecelakaan saja tidak diperbaiki,” kata Fery.
Menurut warga, langkah yang dilakukan pemerintah daerah terkesan hanya tambal sulam dan belum menyentuh akar persoalan.
Mereka khawatir kerusakan jalan akan kembali terjadi dalam waktu singkat apabila tidak dilakukan perbaikan secara menyeluruh dengan kualitas pekerjaan yang baik.
Warga pun berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang segera melakukan perbaikan total, bukan sekadar penambalan sementara, guna menjamin keselamatan pengguna jalan serta mencegah potensi kecelakaan lalu lintas.
“Harapannya jangan setengah-setengah. Kalau begini (hanya tambal sulam), lubang ada (muncul) lagi dan tetap membahayakan (pengendara),” pungkasnya.
Sebelumnya, Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid mengklaim jika pemerintah Kabupaten Tangerang tengah memperbaiki kerusakan Jalan Raya Pasar Kemis.
Klaim ini muncul menyusul sejumlah laporan bahwa beberapa ruas jalan tersebut kembali rusak tak lama setelah diperbaiki melalui metode tambal sulam oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang.
“Sedang diperbaiki sekarang. Lagi jalan (perbaikan). (pakai) anggaran pemeliharaan,” kata Maesyal kepada wartawan usai menghadiri kegiatan donor darah di PT Victory Chingluh Indonesia, Pasar Kemis, Senin 16 Februari 2026.
Lebih lanjut, Maesyal menuturkan jika pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk perbaikan menyeluruh Jalan Raya Pasar Kemis. “(Perbaikan total) nanti ditindaklanjuti (pakai) anggaran berikutnya,” tambahnya.

