Tangerangupdate.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan kondisi kesehatannya apabila mengalami keluhan usai terjadinya pencemaran cairan pembasmi hama di aliran sungai. Dampak pencemaran dikhawatirkan meluas hingga sepanjang aliran sungai menuju wilayah hulu Sungai Cisadane.
Pencemaran tersebut diduga berasal dari insiden kebakaran gudang distributor insektisida milik PT Biotek Saranatama yang berlokasi di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu.
Kepala Dinkes Kota Tangerang Selatan, Allin Hendalin Mahdaniar, menyampaikan bahwa paparan bahan kimia dari peristiwa tersebut berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat yang berada di sekitar aliran sungai.
Ia mengimbau warga agar segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila merasakan keluhan seperti sesak napas, iritasi mata, mual, pusing, atau gejala kesehatan lainnya.
“Segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan seperti sesak napas, iritasi mata, mual, pusing, atau gejala lainnya,” katanya melalui keterangan tertulis, Rabu 10 Februari 2026.
Ia menekankan bahwa kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga dengan penyakit penyerta perlu meningkatkan kewaspadaan.
Dinkes Kota Tangerang Selatan juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan Public Safety Center (PSC) 119 apabila mengalami kondisi kegawatdaruratan kesehatan guna mendapatkan penanganan medis yang cepat dan terkoordinasi.
Selain itu, Dinkes memastikan akan terus berkoordinasi dengan lintas sektor terkait serta melakukan pemantauan lanjutan untuk memastikan situasi tetap terkendali dan kesehatan masyarakat tetap terjaga.
“Masyarakat yang mengalami kondisi kegawatdaruratan kesehatan dapat menghubungi layanan PSC 119 untuk memperoleh penanganan medis yang cepat dan terkoordinasi,” tutupnya.
