Tangerangupdate.com – Ratusan rumah di Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, masih terendam banjir hingga Jumat 23 Januari 2026.
Meski sudah melanda selama lebih dari sepekan, ketinggian air justru dilaporkan terus meningkat hingga mencapai puncaknya di kedalaman 4 meter.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, bencana ini berdampak pada sedikitnya 702 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 2.532 jiwa.
Camat Jayanti, Yandri Permana, menjelaskan bahwa musibah ini dipicu oleh luapan Sungai Cidurian yang diperparah dengan tingginya intensitas hujan selama beberapa hari terakhir.
“Ketika volume air sungai sudah sangat tinggi lalu ditambah hujan deras yang terus-menerus, air di kawasan perumahan tidak bisa mengalir kembali ke sungai,” jelasnya kepada wartawan.
Ia merinci, wilayah yang terdampak paling parah berada di lingkup RW 04. Hingga saat ini, pihak kecamatan telah mendirikan empat posko pengungsian untuk menampung sekitar 500 warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka.
Di antara para pengungsi, terdapat kelompok rentan di antaranya lansia yang mengalami stroke, anak dengan kondisi disabilitas, serta sekitar 10 balita yang dievakuasi bersama orang tuanya
“Hampir seluruh rumah di RW 04 terendam banjir. Kemudian di RT 05 yang lokasinya lebih tinggi, sekitar sepertiga rumah juga sudah terendam,” terangnya.
Meski evakuasi terus berjalan, Yandri mengakui pihaknya masih mengalami kendala armada. Ia sangat mengharapkan adanya tambahan bantuan perahu karet untuk mempercepat proses pemindahan warga yang masih terjebak di dalam rumah.
“Untuk itu kami sangat membutuhkan bantuan perahu karet untuk memercepat evakuasi,” pungkasnya.

